IDTRIBUN

5 Pernyataan Jose Mourinho Yang Menggemparkan Publik

 5 Pernyataan Jose Mourinho Yang Menggemparkan Publik


José Mourinho adalah pelatih karismatik yang telah meraih banyak prestasi di sepakbola. Namun, Mourinho juga kerap membuat heboh publik karena interaksi dan aksinya.

Bisa dibilang Mou adalah salah satu manajer terbaik di dunia. Selain taktik, Jose Mourinho juga sangat terbuka dengan wartawan.
Oleh karena itu, para kuli selalu menantikan pernyataan The Special One yang kerap dijadikan “jualan” utama di media. Tak hanya di Portugal dan Inggris, Mourinho yang kini memimpin Roma juga menjadi konsultan penting.

Itu terjadi di atmosfer sebelum pertandingan dan setelah pertandingan. Ingat kutipan terkenal Mourinho? Jika Anda lupa, mari kita lihat lagi informasi di bawah ini.

Pada konferensi pers saat melatih Chelsea, seorang jurnalis Ghana bertanya apakah dia menelepon Roman Abramovich, pemilik Chelsea, untuk menanyakan kesehatannya?

Alih-alih menjawab, Mourinho balik bertanya: Pernahkah Anda menelepon Presiden Ghana? Mourinho menjawab pertanyaan itu dengan keputusan yang sensasional. Setelah itu, para wartawan tidak lagi berani menginterogasinya!

Saat masih melatih Porto, Mourinho membuat pernyataan yang terkesan arogan. Menurutnya, dalam kondisi normal atau tidak, Porto tetap juara.

Mourinho meninggalkan banyak trofi di Porto. Di musim pertamanya, ia memimpin Porto meraih kemenangan di Liga Primeira 2002/2003.

Hal yang paling fenomenal adalah ketika Porto menunjukkan dirinya dengan kuat di pentas Liga Champions 2003/2004. Status tim kuda hitam, armada Mourinho memang menjadi yang terbaik.

Bagi Mourinho, pemain bintang itu penting. Tapi tidak semua. Artinya, keberhasilan atau kegagalan tim tidak hanya bergantung pada pemain bintang.

Ketika ditanya siapa yang paling pantas berada di tim utama, baik itu Arjen Robben, Damien Duff atau Joe Cole, Mourinho menjawab: “Mengapa mengendarai Aston Martin sepanjang waktu ketika saya memiliki Ferrari dan Porsche? Ini konyol".

Pernyataan itu menjadi bagian dari "kata-kata panas" ketika banyak wartawan ingin mengetahui faktanya. Kita berbicara tentang Joe Cole, Arjen Robben dan Damien Duff, yang saling bertarung untuk mendapatkan tempat di tim utama.

Di awal La Liga 2012/2013, Real Madrid mengalami masalah setelah dua kekalahan beruntun dari Getafe (1:2) dan Sevilla (0:1).

Pada konferensi pers, Mourinho menanggapi secara diplomatis pertanyaan sarkastik dari para jurnalis. "Tekanan? Tekanan apa?" Mourinho merasa tidak bersalah.

Chelsea menyambut Mourinho dengan tangan terbuka dan juga menaruh harapan besar. Saat pertama kali bertabrakan dengan wartawan, Mourinho langsung meledak.

“Kami memiliki pemain terbaik dan, maaf jika saya sombong, kami memiliki manajer top. Tolong jangan sebut saya arogan, tapi saya juara Eropa dan saya pikir saya spesial," katanya saat itu.

Keberhasilan Mourinho memperkenalkan Liga Inggris pada 2005 menjadi sejarah sejak format baru diperkenalkan pada musim 1992-1993. Ini adalah salah satu pencapaian Mourinho saat menangani The Blues dalam dua periode: 2004-2007 dan 2013-2015.


0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama